detikcom
Senin, 15/04/2013 15:47 WIB

Prada Mart Pembunuh Shinta dan Ibunya Segera Divonis

Tya Eka Yulianti - detikNews
Jakarta - Prada Mart Azzanul Ikhwan (23) akan segera mendapatKAN vonis atas perbuatannya membunuh ibu dan anak, Opon (39) dan Shinta (18). Ia akan menjalani sidang putusan di Pengadilan Militer II-09 Bandung pada Rabu (24/4/2013).

Sebelumnya, Mart dituntut dengan hukuman pokok penjara selama 20 tahun penjara serta hukuman tambahan berupa pemecatan dari anggota TNI.

Pada sidang hari ini, Senin (15/4/2013) Mart melalui penasehat hukumnya Kapten Chk Ade Suhara membacakan pembelaan (pledoi). Dalam pembelaannya, kuasa hukum menyatakan unsur pembunuhan berencana atas perbuatan Mart dinilai tidak terpenuhi.

Atas pernyataan penasehat hukum tersebut, Oditur memberikan tanggapannya. Mereka menilai, pembelaan penasehat hukum tidak menggoyahkan fakta hukum yang diperoleh dalam persidangan.

"Berdasarkan fakta-fakta telah terbukti bahwa terdakwa mempersiapkan sangkur dan membawa kedua korban ke lokasi yang telah diketahui kondisinya," ujar Oditur Letkol Chk Siabudin.

Hal itu menurut oditur sudah menunjukkan bagaimana terdakwa telah merencanakan pembunuhan. "Kami berkesimpulan bahwa pembuktian kami tidak tergoyahkan," katanya. Sehingga oditur menyatakan akan tetap pada tuntutannya. Sementara itu, penasehat hukum terdakwa juga menyatakan tetap pada pembelaannya.

Setelah seluruh proses persidangan digelar, maka majelis hakim akan segera memutuskan hukuman bagi terdakwa. "Kami meminta waktu untuk bermusyawarah. Sidang akan dilanjutkan kembali pada Rabu (24/4/2013) dengan agenda putusan," ujar Ketua Majelis Hakim Lektol Chk Sugeng Sutrisno.

Prada Mart tega membunuh Shinta dan ibunya karena dituntut bertanggungjawab atas kehamilan Shinta. Terdakwa membantah bahwa janin yang dikandung Shinta anaknya. Namun berdasarkan hasil test DNA terhadap janin tersebut, terungkap jika memang benar Prada Mart adalah ayah dari janin berjernis kelamin laki-laki itu.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(tya/ern)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%