Detik.com News
Detik.com
Senin, 15/04/2013 14:51 WIB

Ini Alasan Pergantian Bendahara Umum PD

Ahmad Toriq - detikNews
Ini Alasan Pergantian Bendahara Umum PD Sartono Hutomo dan Anas
Jakarta - Partai Demokrat (PD) akan segera mengganti Bendahara Umumnya. Sartono Hutomo yang belum lama duduk di kursi bendum menggantikan Nazaruddin akan digantikan oleh Handoyo Mulyadi. Apa alasan tim formatur PD mengganti bendum di era kepengurusan SBY?

"Sartono itu kan memang sementara saja, pengganti Nazaruddin," kata anggota Tim Formatur PD, Max Sopacua, saat berbincang, Senin (15/4/2013).

Max mengatakan, sejak awal ditunjuk sebagai bendum, Sartono memang diproyeksikan memegang jabatan itu untuk sementara, hanya untuk menggantikan Nazaruddin. Menurut Max, selama ini PD memang mencari bendum untuk menggantikan Sartono.

"Handoyo ini nanti tetap hingga 2015," ujarnya.

Mengenai kepastian struktur kepengurusan PD, Max mengatakan akan diumumkan hari Rabu (17/4) atau Kamis (18/4) nanti.

"Mungkin nanti Pak SBY sendiri yang akan mengumumkan," tuturnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/van)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%