detikcom
Senin, 15/04/2013 12:32 WIB

Rutan Pacitan Siapkan Ruangan Khusus Bagi Siswa UN

Purwo S - detikNews
Halaman 1 dari 2
Foto: Purwo S
Pacitan - Suasana di salah satu ruangan di lantai 2 Rutan Pacitan, Jl. Ronggowarsito, Senin (15/4/2013) tampak lengang. Tak terlihat kesibukan seperti halnya di lantai dasar. Maklum, lantai bawah merupakan lokasi sel sekaligus ruang administrasi.

Tepat di samping ruang Kepala Rutan, sebuah ruangan berukuran 8x15 meter mendadak menjadi pusat perhatian. Maklum, ruangan luas yang hanya dihias semilir angin dari jendela itu sengaja dipilih untuk lokasi pelaksanan Ujian Nasional (UN) bagi siswa penghuni rutan.

"Kita tempatkan di sini (lantai 2), supaya yang bersangkutan dapat lebih tenang mengerjakan soal," kata kata Irphan Dwi Sandjojo, Kepala Keamanan Rutan Kelas II B Pacitan kepada detiksurabaya.com di sela pelaksanaan UN, Senin (15/4/2013).

Tak jauh dari pintu masuk, seorang remaja berbaju abu-abu serius menyimak soal-soal dari lembaran kertas di depannya. Pemuda tersebut adalah EB (19) siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan salah satu SMK di Donorojo. Dia menghuni rutan akibat sangkaan terlibat peredaran obat terlarang.

Di depan EB, seorang guru berseragam khaki dan berkaca mata tampak mengawasinya. Ada pula guru perempuan berjilbab yang memantau aktivitasnya dari sisi meja yang berbeda. Keduanya tampak telaten mengamati aktivitas EB.

Meski hanya diikuti seorang siswa, namun pelaksanaan UN di Rutan Pacitan tak ubahnya di sekolah biasa. Tak hanya melibatkan unsur guru, 2 pengawas lain pun diterjunkan. Masing-masing dari perguruan tinggi dan unsur kepolisian. Kedua orang itu berdiri di ujung ruangan.

"Semua diatur oleh sekolah. Atas permintaan sekolah kami menyediakan tempatnya," tambahnya.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fat/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%