detikcom
Senin, 15/04/2013 12:34 WIB

Pesawat Lion Air Akan Dipotong-potong dan Dievakuasi Pakai Crane

Gede Suardana - detikNews
Dok detikcom
Denpasar - Beberapa cara sudah ditempuh untuk mengevakuasi pesawat Lion Air yang jatuh ke laut di Bali, tapi hasilnya belum kelihatan. Tim evakuasi memutuskan memotong bagian-bagian pesawat.

Proses pemotongan pesawat tidak bisa sembarangan karena di tiap bagian pesawat ada oksigen. "Itu mesti hati-hati, karena jika salah memotong botol oksigen itu bisa meledak," jelas Airport Sevices Lion Air Director, Kapten Daniel Putut, dalam jumpa pers di Base Ops Bandara Ngurah Rai, Senin (15/4/2013).

Langkah selanjutnya, memotong sayap sebelah kiri, kemudian sayap sebelah kanan. Setelah dipotong-potong, bagian-bagian pesawat baru dinaikkan ke daratan menggunakan crane.

Hingga kini, pesawat jenis Boeing 737-800 NG itu masih berada di pinggiran laut dekat Bandara Ngurah Rai. Rencananya pesawat itu akan ditarik, tapi urung dilakukan karena pesawat terlalu berat. Setelah berdiskusi, akhirnya pesawat nahas itu akan dipotong-potong.

"Posisi pesawat sekarang sudah bergeser ke arah sayap sebelah kiri," jelas Daniel.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(gds/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
43%
Kontra
57%