detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 04:02 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 15/04/2013 12:22 WIB

Ini Rumah Mertua Gayus yang Berada di Dekat LP Sukamiskin

Baban Gandapurnama - detikNews
Halaman 1 dari 2
Bandung, - Di tengah masa hukuman yang tengah dijalani Gayus Tambunan di LP Sukamiskin Bandung, sang mertua Dayu Permata membeli rumah yang letaknya tidak jauh dari lapas tersebut. Rumah itu berwarna kusam, namun berukuran cukup besar.

Rumah tersebut berada di Jl Pacuan Kuda No 22 A RT 004/RW 003 Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung. Lokasi rumah mentereng ini terletak tak jauh dari Lapas Sukamiskin, hanya 250 meter dari pintu gerbang utama lapas.

Lokasi rumah tersebut berada di ujung gang, masuk sekitar 20 meter dari jalan besar. Rumah ini bergerbang berwarna hijau, dan cat bangunannya berwarna putih kusam.

Sayang, pagar rumah tersebut terkunci rapat sehingga tamu ataupun wartawan tidak bisa masuk sampai ke dalam. Halaman rumah itu sendiri cukup luas.

Rumah tersebut juga tengah direnovasi. Petugas Polisi Polsek Arcamanik Aiptu Komar Ariana menyatakan Dayu Permata belum pernah menghuni rumah tersebut.

"Kalau pemiliknya sekarang di Cianjur. Sejak dibeli, rumah ini belum dihuni. Sekarang cuma ada para pekerja bangunan," kata Komar Senin (15/4/2013). Komar merupakan saksi pengecekan KPK atas Rumah ini pada Kamis pekan lalu.

KPK mengecek rumah tersebut untuk menelusuri rumah Toto Hutagalung, tersangka kasus pemberian suap kepada Hakim Setyabudi Tejocahyono. Ternyata diketahui rumah tersebut sudah dijual oleh Toto ke Dayu pada September 2012.Next

Halaman 1 2

Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(bbn/fjp)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close