Detik.com News
Detik.com

Senin, 15/04/2013 12:07 WIB

Lima Anggota FPI Pelaku Sweeping Toko Waralaba di Pasuruan Dilepas

Muhajir Arifin - detikNews
Halaman 1 dari 2
Lima Anggota FPI Pelaku Sweeping Toko Waralaba di Pasuruan Dilepas minuman keras yang dihancurkan FPI/File
Pasuruan - Polisi melepas lima anggota Front Pembela Islam (FPI) terkait aksi sweeping minuman keras di toko waralaba di Pandaan, Pasuruan. Polisi berdalih, jika kelima anggota FPI itu bukan dilepaskan, namun dibina karena masih di bawah umur.

Pasca sweeping dan aksi memecahkan minuman beralkohol yang diambil paksa dari toko waralaba, polisi bertindak cepat langsung mengamankan 6 orang yang diduga terlibat langsung.

Mereka yang diamankan rata-rata masih berusia remaja. Data yang dihimpun dari kepolisian, anggota FPI yang diamankan yakni RS (22), WA (19), FS (18) dan AN (25), yang semuanya warga Glagahsari, Sukorejo, serta MAS berusia 16 tahun, warga Jakarta yang tengah nyantri di salah satu ponpes di Sukorejo.

"Bukan dilepas. Intinya sementara ini kita bina karena hampir semua berusia di bawah umur," kata Kapolres Pasuruan AKBP Ricky Purnama di Mapolres Pasuruan, Senin (15/4/2013).

Masa depan mereka dan aspek pendidikan menjadi pertimbangan polisi mengambil keputusan tersebut. Polisi juga mendorong orang tua ikut serta mengawasi anaknya agar tidak mudah terpengaruh dengan tindakan kekerasan.

"Mereka harus lebih bisa melakukan pengawasan, agar pelanggaran hukum seperti ini tidak dilakukan lagi," tandasnya.

Keputusan tersebut diambil setelah polisi mendapatkan kesepakatan jaminan dari FPI untuk tidak lagi melakukan tindakan melanggar hukum di kemudian hari. Kesepakatan diambil dihadapan pihak Pemkab, MUI, NU, dan pihak waralaba.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bdh/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita »
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%