detikcom
Senin, 15/04/2013 09:57 WIB

16.745 Prajurit TNI Siap Latihan Gabungan di Kaltim & NTB

Syarifah Nur Aida - detikNews
(Foto: Syarifah-detiknews)
Jakarta - Pagi ini pasukan TNI membuka latihan gabungan yang akan digelar di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Upacara pembukaan diikuti oleh sekitar 3.000 personel gabungan TNI.

"Latihan gabungan akan dilakukan 15 April-29 Mei 2013 temanya 'Latihan gabungan TNI tahun 2013 adalah Komando Gabungan TNI Melaksanakan Kampanye Militer di Wilayah Kalimantan Timur dan Nusa Tenggara Barat dalam rangka menegakkan kedaulatan serta keutuhan NKRI'," ujar Kadispenum Puspen TNI Kolonel Cpl Minulyo Suprapto dalam rilisnya, Senin (15/4/2013).

Upacara pembukaan yang digelar di lapangan runway Skuadron Udara 17 Halim Perdanakusumah, Jakarta, Minulya menambahkan bahwa latihan gabungan ini akan diikuti oleh 16.745 prajurit dari TNI AU, AD, dan AL.

"Dalam latihan tersebut akan mengerahkan alat-alat tempur antara lain dari TNI AD yakni 14 unit tank Scorpio, 5 unit tank stormer APC, 2 unit tank stormer CO. Dari TNI AL, 36 unit KRI, 17 unit BMT-3F, dan 33 unit BTR-50. Sedangkan dari TNI AU, 5 pesawat sukhoi 27/30, 5 pesawat hawk SPO, dan 5 unit F-16," kata Minulyo.

Dia menambahkan bahwa latihan pendahuluan akan dihadiri dan disaksikan secara langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Asembagus Jatim tanggal 4-5 Mei 2013.

"Latihan lapangan di wilayah Kalimantan Timur dan Bima NTB, mulai tanggal 6-29 Mei," lanjutnya.

Acara upacara pembukaan ini dihadiri oleh Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Selain itu hadir pula turut hadir Wakil KSAD Letnan Jenderal TNI Moeldoko, KSAL Laksamana TNI Marsetyo, dan KSAU Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(sip/nwk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%