Detik.com News
Senin, 15/04/2013 09:59 WIB

Bieber Berulah di Museum Anne Frank

BBCIndonesia.com - detikNews



Penyanyi pop Justin Bieber dikritik karena ulahnya di Museum Anne Frank.

Pengelola Museum Anne Frank di Amsterdam, Belanda bisa memahami ulah bintang pop Justin Bieber yang menulis di buku tamu museum itu bahwa dia berharap Anne Frank -- yang menjadi korban Holocaust -- dapat menjadi penggemarnya.

Penyanyi berusia 19 tahun asal Kanada ini menuliskan kalimat tersebut saat mengunjungi museum yang berlokasi di Amsterdam, karena mengaku terinspirasi sosok Anne Frank, yang terkenal karena tulisan-tulisan pada buku hariannya.

Namun demikian, Bieber menambahkan dalam kalimat berikutnya, bahwa dia berharap Anne -- yang meninggal dunia di kamp konsetrasi saat berusia 15 tahun karena tipus -- akan menjadi "Belieber" alias penggemar beratnya.

Ulah Justin Bieber ini kemudian menimbulkan kritikan pedas di media sosial, yang menganggap penyanyi pop itu bersikap kurang peka.


Tidak melecehkan



Juru bicara Museum Anne Frank, Maatje Mostart mengatakan, pihaknya amat bergembira atas kunjungan Bieber ke museum tersebut pada Jumat malam.

Menurutnya, kata-kata Bieber sangat masuk akal dan tidak dimaksudkan untuk melecehkan Anne Frank.

Dahulu, museum itu merupakan rumah lokasi persembunyian Anne Frank dan keluarganya, sebelum mereka diciduk aparat Nazi dan dibuang ke kamp konsentrasi.

Gadis keturunan Yahudi itu kemudian meninggal dunia di kamp konsentrasi Bergen Belben pada 1945, karena serangan tipus saat dia berusia 15 tahun.

Selama bersembunyi, Anne Frank melanjutkan menulis buku hariannya.

Setelah perang usai, buku hariannya ditemukan dan kemudian diterbitkan, sehingga sekarang menjadi salah-satu dokumen terkait peristiwa Holocaust yang paling banyak dibaca.


(bbc/bbc)

  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%