detikcom
Minggu, 14/04/2013 23:46 WIB

Jadi Otak Curanmor, 2 Pelajar di Aceh Diringkus Polisi

Feri Fernandes - detikNews
Ilustrasi
Banda Aceh - Tim Reskrim Polres Kota Langsa, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) berhasil mengungkap pencurian mobil yang meresahkan masyarakat. Polisi berhasil meringkus enam orang tersangka pencuri mobil, dua di antaranya pelajar yang menjadi otak pencurian.

Penangkapan para pelaku pencurian mobil terjadi pada Sabtu (13/4/2013). Tersangka yang diamankan berinisial SK (15), dan MS (17) yang keduanya berstatus pelajar SMP dan SMA asal Kota Langsa.

Sedangkan empat tersangka lainnya RD (17), warga Bireuen dan AW (22), warga Langsa sebagai penadah, FA (19) warga Bireuen serta HR (20), warga Langsa bertindak melarikan mobil curian itu.

Kapolres Langsa AKBP Hariadi mengatakan pengungkapan tersangka pencuri mobil itu berawal dari pengembangan laporan korban bernama Marzaini yang mengaku kehilangan satu mobil CRV dari rumahnya pada Minggu (7/4/2013) sekitar pukul 14.00 WIB saat dirinya sedang ke luar kota.

"Saat itulah tersangka SK dan MS masuk ke rumah korban dan mengambil dua laptop, satu PS2 dan mobil CRV milik korban di garasi rumah," kata Hariadi saat dihubungi detikcom, Minggu (14/4/2013).

Hariadi menjelaskan enam tersangka itu diringkus di lokasi yang berbeda. Sebelumnya petugas terlebih dahulu meringkus tersangka HR dan FA, selaku penunjuk jalan saat melarikan mobil curian ke Bireuen. Dari keduanya, petugas berhasil menangkap tersangka utama yaitu MS dan SK di kediamannya masing-masing.

Ia menambahkan, dari hasil pengembangan empat tersangka ini, petugas akhirnya memburu dua tersangka lainnya lagi sebagai penadah, yakni RD asal Bireuen dan AW asal Langsa selaku penadah satu laptop dan PS2. Sedangkan penadah laptop inisial A masih buron.

"Saat ini keenam tersangka dan BB itu masih diamankan di Mapolres Langsa untuk penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rmd/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 02/10/2014 14:12 WIB
    Ridwan Hasan Saputra: Matematika Sulit, Itu Fitnah
    Gb Pekan lalu, media sosial dihebohkan menyusul kabar tentang tugas matematika seorang siswa sekolah dasar bernama Habibi, yang mendapat nilai merah dari gurunya. Habibi disalahkan sang guru karena menuliskan bahwa 4 + 4 + 4 + 4 + 4 + 4 = 4x6, bukan 6x4.
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
59%
Kontra
41%