detikcom
Minggu, 14/04/2013 13:41 WIB

Evakuasi Pesawat Lion Air Tunggu Air Pasang

Gede Suardana - detikNews
Bali - Pesawat Lion Air Beoing 737-800 NG saat ini masih berada di perairan dekat Bandara Internsional Ngurah Rai. Penarikan bangkai pesawat menunggu air laut pasang.

"Penarikan (pesawat) menunggu air pasang," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Hery Bakti di Base Off Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Minggu (14/4/2013).

Alasan menunggu air pasang ini dikarenakan agar tidak merusak terumbu karang di perairan Bali.

"Air pasang, air ngapung sehingga tidak rusak terumbu karang," terangnya.

Mengenai penyebab jatuhnya pesawat, Hery menyebut pihaknya masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan. "Belum bisa disimpulkan," kata Herry.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fiq/mad)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%