Jumat, 12/04/2013 15:34 WIB

Sadis! Gagal Diperkosa, Remaja Korsel Dibunuh

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi
Seoul - Seorang remaja putra di Incheon, Korea Selatan (Korsel) dibekuk polisi setempat karena membunuh seorang gadis remaja yang memiliki keterbelakangan mental. Pembunuhan ini dilakukan setelah remaja berusia 16 tahun ini gagal memperkosa korban.

Menurut polisi, seperti dilansir Asia One, Jumat (12/4/2013), korban masih berusia 12 tahun. Pelaku yang masih duduk di bangku sekolah menengah ini, menculik korban saat dalam perjalanan pulang dari sekolah pada Rabu (10/4) kemarin.

Oleh pelaku, korban dibawa ke sebuah gedung dan kemudian berusaha memperkosanya. Upaya pemerkosaan gagal. Pelaku kemudian membujuk korban bermain di lapangan dekat lokasi kejadian dan berdalih mengajaknya bermain.

Namun rupanya, pelaku sudah mempersiapkan sebuah lubang di tanah dengan menggunakan sekop kecil yang dibawanya. Pelaku meminta korban untuk berbaring di dalam lubang tersebut dan kemudian mencekiknya hingga tewas dengan menutup wajah korban dengan tas.

Kepada polisi, ABG tersebut mengaku dirinya membunuh korban karena korban berbicara tidak sopan kepadanya ketika bermain bersama.

"Pelaku menderita gangguan manik (bipolar) dan gangguan emosi yang sering membuatnya berperilaku agresif," jelas seorang detektif yang menangani kasus ini.

Menurut detektif tersebut, keduanya sempat satu kelas dalam pendidikan murid-murid penyandang cacat fisik dan mental pada tahun-tahun sekolah dasar.

Penyelidikan aparat setempat bermula ketika orangtua korban melapor pada Rabu (10/4) malam. Aparat kemudian melakukan penyelidikan dengan menganalisa rekaman CCTV di dekat sekolah korban.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(nvc/ita)



Sponsored Link
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
90%
Kontra
10%