Kamis, 11/04/2013 23:46 WIB

Pilgub Jateng

Ini Kata Rustriningsih Soal Penetapan 3 Pasangan Cagub Jateng

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Halaman 1 dari 2
Rustringsih
Jakarta - Hari ini, Kamis (11/4) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah mengumumkan tiga calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah. Terkait hal itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Rustriningsih angkat bicara.

Dalam catatannya yang dikirimkan kepada detikcom, Rustriningsih menegaskan jika catatan tersebut tidak terkait dengan gagalnya ia maju Pilgub 2013 yang digelar 26 Mei mendatang. Ia berharap kedepannya proses rekruitmen akan lebih transparan dan jujur.

"Pertama, saya menyayangkan bahwa tidak semua calon gubernur yang ditetapkan hari ini merupakan aspirasi murni dari para konstituen partai yang mengusungnya, bahkan dalam konteks yang lebih luas, dalam hal ini masyarakat Jawa Tengah. Proses rekruitmen sebagian calon gubernur lebih merupakan pilihan elit-elit politik yang bersifat pragmatis, berlandaskan sikap suka atau tidak suka serta mengesampingkan aspirasi konstituen, wong cilik dan masyarakat umum," kata Rustri dalam catatan yang diterima detikcom, Kamis (11/4/2013) malam.

Ia melanjutkan, proses rekruitmen calon gubernur kali ini masih diwarnai dengan politik transaksional sehingga tidak memberikan manfaat bagi konstituen atau masyarakat umum. Menurutnya tindakan seperti ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap filosofi dasar eksistensi partai sebagai pilar demokrasi.

"Serta nilai-nilai luhur perjuangan para pendiri partai yang memimpikan partai sebagai alat perjuangan untuk mengawal sistem demokrasi guna mewujudkan kesejahteraan rakyat," pungkas wanita yang masih menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah 2008-2013 ini.

"Jika hal ini kita biarkan dan berlangsung terus menerus, maka secara pasti akan mengakibatkan berpalingnya konstituen dari partai yang selama ini dipercayai dan dicintainya. Partai tidak akan lagi menjadi tumpuan harapan masyarakat sebagaimana mestinya. Pada akhirnya praktek politik seperti ini berpotensi menurunkan kualitas demokrasi yang tercermin pada semakin tingginya angka golput sehingga menurunkan legitimasi calon Gubernur terpilih di mata masyarakat," imbuhnya.

Selanjutnya Rustriningsih menyatakan dirinya sudah kenal baik siapa incumbent Gubernur Jateng Bibit Waluyo dan incumbent Sekda Jateng Hadi Prabowo, namun ia mengaku belum terlalu mengenal calon Gubernur lainnya yaitu Ganjar Pranowo yang diusung oleh PDIP.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(mpr/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
31%
Kontra
69%