Detik.com News
Detik.com

Kamis, 11/04/2013 17:29 WIB

Anaknya Pakai Kaos 'I am a bomb' ke Sekolah, Wanita Prancis Diadili

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Halaman 1 dari 2
Anaknya Pakai Kaos I am a bomb ke Sekolah, Wanita Prancis Diadili Ilustrasi
Paris - Gara-gara kaos putranya yang bertuliskan 'I am a bomb' dan 'Jihad, Born on September 11', seorang ibu di Prancis harus diadili. Kaos yang dinilai bertuliskan kata-kata provokatif tersebut, dipakai anak berusia 3 tahun ini ke sekolahnya.

Sang ibu, Bouchra Bagour (35), diadili di pengadilan Avignon, Prancis atas dakwaan membela terorisme. Bagour dijerat dakwaan tersebut karena memakaikan kaos provokatif itu ke putranya yang memang bernama Jihad, saat pergi ke sekolahnya di Sorgues.

Seperti dilansir AFP, Kamis (11/4/2013), Bagour dan adik laki-lakinya, Zeyad (29) yang membelikan kaos tersebut, dikenai dakwaan yang sama. Keduanya terancam hukuman maksimal 5 tahun penjara dan denda sebesar 45 ribu Euro, jika dinyatakan bersalah.

Namun dalam persidangan yang digelar Rabu (10/4) waktu setempat, pengadilan menggugurkan dakwaan yang dijeratkan kepada Bagour dan adiknya. Pengadilan menyatakan, jaksa tidak mampu memberikan bukti kuat bahwa keduanya telah melakukan pembelaan terorisme seperti yang didakwakan.

"Saya merasa lega, sungguh putusan yang cerdas dan tepat yang memang seharusnya bagi kasus yang sangat disayangkan semacam ini," ujar pengacara Bagour, Gaele Guenoun.

Dalam persidangan sebelumnya, Bagour sendiri telah menyatakan kepada pengadilan bahwa kaos yang dikenakan anaknya tersebut tidak dimaksudkan sebagai provokasi. Dia pun mengakui dirinya 'tidak bijaksana' dengan memakaikan kaos tersebut pada putranya.

Di depan hakim, Bagour menyatakan, dirinya hanya ingin memberi kesan tersendiri bagi ulang tahun putranya yang memang jatuh pada tanggal 11 September. Menurutnya, sama sekali tidak ada maksud untuk merujuk pada serangan terorisme 11 September 2001 di Amerika Serikat.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nvc/ita)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%