detikcom

Kamis, 11/04/2013 11:51 WIB

Waduh! Nama Putin Masuk Daftar Hitam Kepolisian Finlandia

Rita Uli Hutapea - detikNews
Vladimir Putin (AFP)
Moskow, - Entah bagaimana, nama Presiden Rusia Vladimir Putin bisa masuk dalam daftar hitam kepolisian Finlandia, yang berisikan daftar orang-orang yang terlibat aktivitas kriminal.

Namun kekeliruan itu telah disadari kepolisian Finlandia. Dengan cepat mereka menghilangkan nama Putin dari daftar tersebut. Daftar hitam itu sendiri sebenarnya tidak dibuka untuk publik. Namun perihal masuknya nama Putin dibeberkan oleh stasiun televisi Finlandia, MTV3 pada Rabu, 10 April waktu setempat.

Tak ingin hubungan diplomatik dengan tetangga kuatnya itu terganggu, pemerintah Finlandia menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden Putin atas kekeliruan ini.

"Saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada Presiden Rusia Vladimir Putin atas kesalahan memasukkan nama ke dalam daftar tersebut," kata Menteri Dalam Negeri Finlandia Paivi Rasanen dalam statemen seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (11/4/2013).

Kepolisian Finlandia mengakui daftar tersebut memang ada dan nama Putin tanpa sengaja dimasukkan ke dalamnya. Namun tak lama kemudian nama Putin telah dihapus.

Kepolisian mengaku belum mengetahui bagaimana nama Putin bisa masuk dalam daftar tersebut. Dalam daftar itu, Putin disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan geng motor Rusia, Night Wolves, meskipun dia tidak terbukti melakukan kejahatan apapun di Finlandia. Disebutkan bahwa kekeliruan ini tengah diselidiki kepolisian.

Kepala kepolisian Finlandia Mikko Paatero menegaskan, insiden ini disesalkan. "Insiden seperti ini sangat tidak biasa, dan bagaimana pun juga tak bisa diterima," tegasnya.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ita/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%