Kamis, 11/04/2013 08:51 WIB

Upss! Otoritas Jepang Salah Ngetweet Soal Korut Luncurkan Rudal

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi (AFP)
Tokyo - Otoritas Yokohama, Jepang dibuat malu setelah salah mengumumkan peluncuran rudal Korea Utara (Korut). Melalui akun Twitter-nya, otoritas Yokohama mengumumkan informasi keliru tersebut kepada 40 ribu followers-nya.

Seperti dilansir Asia One, Kamis (11/4/2013), otoritas Yokohama menuliskan informasi peluncuran rudal tersebut pada Rabu (10/4) siang waktu setempat. "Korut telah meluncurkan rudal," demikian bunyi tweet akun @yokohama-saigai yang diikuti dengan spasi kosong karena waktu peluncurannya belum diketahui.

Beberapa saat kemudian, ada warga yang memberitahu kesalahan informasi tersebut. "Kami menerima telepon dari salah satu followers kami yang menyadari kesalahan tersebut," imbuh otoritas Yokohama.

Penjelasan pejabat Yokohama mengakui bahwa pihaknya sudah mempersiapkan tweet itu sebagai template dan baru akan disebarkan begitu serangan rudal benar-benar terjadi.

"Kami memang mempersiapkan tweet tersebut dan menunggu, tapi karena sebuah alasan yang tidak jelas, itu tidak sengaja terkirim," ucap seorang pejabat Yokohama yang enggan disebut namanya.

Pihak otoritas Yokohama kemudian mencabut kembali tweet memalukan tersebut sekitar 20 menit setelah disebarkan. Mereka juga meminta maaf kepada publik melalui akun Twitter yang sama. Yokohama berada di Tokyo bagian selatan.

Saat ini, Jepang sedang dalam siaga tinggi menyusul pernyataan Korut yang akan meluncurkan rudal jarak menengah. Jepang telah menyiagakan rudal Patriot di ibukota Tokyo untuk melindungi 30 juta warganya. Tidak hanya itu, kapal perang penghancur Aegis juga telah disiagakan di wilayah perairan Laut Jepang. Kapal tersebut memiliki senjata penghalau rudal.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(nvc/ita)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%