detikcom
Kamis, 11/04/2013 08:41 WIB

Baru 4 Hari Menjabat Kades, Kadar Tewas Dibantai Tetangga Sendiri

Joko Tri Utomo - detikNews
Foto: Tri Joko Purnomo/detikcom
Magelang - Seorang kepala desa (kades) di Magelang yang baru menjabat, Kadar (40), tewas mengenaskan. Dia ditemukan dengan tubuh penuh luka bacokan. Pelakunya adalah tetangga sendiri.

Kejadian berawal saat korban, Kadar (40), menjemput anak pertamanya yang sedang mengikuti acara doa bersama di SMP Dukun, Magelang, Rabu (19/4/2013) malam. Di tengah jalan, ia dihadang tetangganya, Sumadi (44). Kedua warga Dusun Semen, Desa Krinjing, Kecamatan Dukun itu terlihat adu mulut.

Sumadi tiba-tiba mengeluarkan kapak. Dia menyerang korban dengan membabi buta. Korban kewalahan, hanya bisa menghindar dan menangkis dengan tangan.

Usai menghabisi korban, Sumadi kabur. Warga setempat segera melaporkan kejadian itu. Korban dibawa ke RS Muntilan, Magelang. Dari hasil identifikasi, korban mengalami luka di kepala, leher, dan punggung.

Polisi berhasil membekuk Sumadi tak lama usai kejadian. "Masih kami dalami motifnya, kemungkinan dendam lama," kata Kasat Reskrim Polres Magelang AKP Saprodin tak merinci masalah yang dimaksud.

Sumadi masih diperiksa di Mapolres Magelang hingga kini. Polisi mengamankan barang bukti berupa kapak dan sepeda motor korban.





Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(fjp/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
29%
Kontra
71%