detikcom
Rabu, 10/04/2013 21:59 WIB

Polisi Selidiki Motif Pengusaha Bunuh Diri dengan Pistol di Jakut

Rini Friastuti - detikNews
Jakarta - Polisi masih melakukan penyelidikan atas tewasnya seorang pengusaha Anton Prawiro Utomo di halaman kantornya di Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Anton diduga bunuh diri dengan menembakkan pistol ke mulutnya.

"Kita masih dalami motifnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto saat dikonfirmasi, Rabu (10/4/2013).

Anton yang juga Direktur PT. Lintas Tenggara ini ditemukan tewas pada Selasa (9/4). Rikwanto menjelaskan, sejumlah saksi sudah diperiksa. Polisi menyimpulkan kasus itu murni bunuh diri.

"Ya itu bunuh diri, motifnya belum bisa dipastikan," tambah Rikwanto.

Pistol yang digunakan untuk bunuh diri jenis Baretta kaliber 9 mm. Pistol itu ditemukan berada di sisi tubuh Anton. Jasad Anton ditemukan pegawainya dalam posisi telentang, kepala menghadap sebelah kiri, dan membentur tanah sehingga tampak lebam di bagian kepala.

Jasadnya dibawa keluarga ke RS Kemayoran. Polisi mendapat laporan dari pihak rumah sakit. Kemudian, pihak kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara. Tapi kondisi TKP sudah tak steril.

(ndr/fjr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%