Detik.com News
Detik.com
Rabu, 10/04/2013 15:22 WIB

PAN Serahkan Daftar Caleg Sementara 15 April

Ferdinan - detikNews
PAN Serahkan Daftar Caleg Sementara 15 April
Jakarta - Partai Amanat Nasional sudah memfinalisasi datfar calon anggota legislatif sementara (DCS). PAN akan menyerahkan DCS pada Senin 15 April pekan depan.

Ketua DPP PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan ada 1.239 bakal caleg yang mendaftar. Jumlah ini melebihi dari kuota 560 caleg.

"Tapi ini sudah finalisasi untuk diseleksi dan diverifikasi administrasi. Menurut petunjuk Ketum PAN, Hatta Rajasa akan mendaftar tanggal 15 April," kata Yoga saat dihubungi, Rabu (10/4/2013).

Yoga mengatakan, PAN akan mematuhi persyaratan pencalegan sesuai UU Nomor 8/2012. "30 persen perempuan, 70 persen laki-laki," terangnya.

Bakal caleg diprioritaskan kepada kader partai. "Karena merekalah yang menjadi tulang punggung partai, yang membesarkan partai," tuturnya.

Meski begitu, PAN sambung dia juga membuka pendaftaran dari non kader, yaitu yang berasal dari tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pengusaha dan lainnya.

Bakal caleg juga dipilih berdasarkan persyaratan yang diwajibkan PAN. "Memiliki integritas pribadi dan rekam jejak yang baik di mata publik, tidak sedang dalam masalah hukum, baik itu menjadi tersangka atau terdakwa," ujarnya.

Persyaratan ini untuk menunjukkan komitmen PAN untuk menyodorkan caleg yang dapat dipercaya masyarakat. "Caleg PAN harus menjadi teladan bagi rakyat dan tidak tersandera hukum," kata Yoga.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fdn/van)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%