detikcom

Rabu, 10/04/2013 10:28 WIB

Demo Buruh di Bundaran HI, Lalin Sudirman-Thamrin Macet

Nur Khafifah - detikNews
Jakarta - Sekitar seribuan buruh dari Jabodetabek melakukan demo di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Akibat aksi buruh, lalu lintas dari Jalan Jenderal Sudirman ke arah Jalan MH Thamrin macet.

Pantauan detikcom, Rabu (10/4/2013), para buruh ini mulai berkumpul di Bundaran HI sejak pukul 07.30 WIB. Mereka menutup jalan yang ke arah Kebon Kacang, Tanah Abang. Aksi mereka membuat lalu lintas dari arah Sudirman ke Thamrin menjadi macet. Sementara arah sebaliknya padat merayap.

Para buruh menggunakan seragam biru dan hitam. Buruh berseragam biru dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dan yang berseragam hitam dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

Mereka membawa berbagai bendera serikat pekerja. Para buruh juga membentangkan sebuah spanduk berukuran 1x5 meter yang bertuliskan "Tolak Outsourcing BUMN", "Tolak RUU Ormas dan Kamnas", dan "Tolak Upah Murah".

Puluhan polisi tampak berjaga mengawal aksi mereka. Pukul 11.00 WIB, rencananya mereka akan longmarch ke kantor Menko Kesra dan BUMN.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(rmd/nrl)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%