detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 02:18 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 10/04/2013 00:59 WIB

Terkait Suap Pegawai Pajak, KPK Tangkap 1 Orang Lagi di Bandung

Moksa Hutasoit - detikNews
Dua pria yang ditangkap KPK di Stasiun Gambir (dok. detikcom)
Jakarta - Proses penangkapan pegawai pajak di Stasiun Gambir sore tadi rupanya belumlah selesai. Pada Selasa (9/4) malam, penyidik kembali menangkap seorang pria lagi di kota Bandung, Jawa Barat.

Pantauan detikcom, pria itu tiba di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Rabu (10/4/2013) sekitar pukul 00.30 WIB.

Pria yang belum diketahui identitasnya ini dibawa dengan menggunakan mobil Nissan X-Trail B 1700 RFV warna hitam. Tepat di depannya, masih ada mobil yang sama untuk mengawal. Informasinya, penangkapan ini terjadi di Bandung.

Saat tiba di KPK, pria tersebut sempat beberapa saat tak mau keluar dari dalam mobil. Penyidik pun langsung membuka pintu penumpang dan mempersilakan pria itu turun.

Pria tersebut terlihat mengenakan jaket kulit warna gelap. Sebuah tas selempang terus terpasang di badannya.

Penyidik pun langsung membawa pria tersebut ke ruang pemeriksaan. Penangkapan ini melengkapi proses operasi tangkap tangan sejak sore tadi.

Total sudah ada empat orang yang diperiksa terkait proses penangkapan tadi. Selain pria ini, mereka adalah Asep Hendro. Asep memiliki sebuah perusahaan yang bergerak di penjualan otomotif bernama AHRS.

Selain itu ada juga pegawai pajak, Pargono Riyadi serta seorang lagi bernama Rukimin Tjahyanto yang menjadi kurir.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mok/nvc)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close