detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 03:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 09/04/2013 14:16 WIB

Gabung Nasdem, Gus Choi Siap Selamatkan Negara

Mulya Nurbilkis - detikNews
Jakarta - Effendi Choirie atau Gus Choi yang baru 20 hari lalu dipecat PKB dari DPR memilih bergabung bersama Partai Nasional Demokrat (Nasdem) pimpinan Surya Paloh. Alasan Gus Choi memilih Nasdem karena ingin menyelamatkan negara.

"Kita punya misi menyelamatkan negara. Maka kita tidak boleh berhenti," Gus Choi dalam konferensi pers di Nusantara II, Gedung DPR Senanyan, Jakarta, Selasa (9/4/2013).

Hadir bersama dia adalah La Ode Ida yang pindah ke PAN, Yos Rahawadah dan Hermawan Taslim (PKB) masuk Nasdem.

Gus Choi mengatakan dirinya bukan kutu loncat. Menurutnya ada alasan mendasar secara historis hingga membuat dia menjatuhkan pilihan pada Nasdem.

"Saya ikut mendirikan Nasdem Jawa Timur," ujar pria kelahiran Gresik, Jatim, ini

Gus Choi mengaku memiliki kecocokan dengan Nasdem. Slogan Nasdem merepresentasikan restorasi dianggap sangat nasionalis dan bisa menyelamatkan negara.

"Ke depan tidak perlu ada dalil-dalil yang digunakan sebagai alat kepentingan politik," ujarnya.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(slm/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close