detikcom
Selasa, 09/04/2013 14:16 WIB

Gabung Nasdem, Gus Choi Siap Selamatkan Negara

Mulya Nurbilkis - detikNews
Jakarta - Effendi Choirie atau Gus Choi yang baru 20 hari lalu dipecat PKB dari DPR memilih bergabung bersama Partai Nasional Demokrat (Nasdem) pimpinan Surya Paloh. Alasan Gus Choi memilih Nasdem karena ingin menyelamatkan negara.

"Kita punya misi menyelamatkan negara. Maka kita tidak boleh berhenti," Gus Choi dalam konferensi pers di Nusantara II, Gedung DPR Senanyan, Jakarta, Selasa (9/4/2013).

Hadir bersama dia adalah La Ode Ida yang pindah ke PAN, Yos Rahawadah dan Hermawan Taslim (PKB) masuk Nasdem.

Gus Choi mengatakan dirinya bukan kutu loncat. Menurutnya ada alasan mendasar secara historis hingga membuat dia menjatuhkan pilihan pada Nasdem.

"Saya ikut mendirikan Nasdem Jawa Timur," ujar pria kelahiran Gresik, Jatim, ini

Gus Choi mengaku memiliki kecocokan dengan Nasdem. Slogan Nasdem merepresentasikan restorasi dianggap sangat nasionalis dan bisa menyelamatkan negara.

"Ke depan tidak perlu ada dalil-dalil yang digunakan sebagai alat kepentingan politik," ujarnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(slm/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%