detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 11:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 08/04/2013 07:46 WIB

Jalur KA Bandung-Jakarta Sudah Bisa Dilewati

Ferdinan - detikNews
Jakarta - Lintasan rel jalur kereta antara Stasiun Padalarang-Cilame di KM 156+4/5 yang tertutup longsor, sudah bisa dilewati pagi ini. Dua kereta sudah melewati jalur tersebut.

Kepala Humas PT KAI Daop II Bandung, Bambang Setyo Prayitno mengatakan pembersihan material longsor sudah selesai dikerjakan pada pukul 04.00 WIB, Senin (8/4/2013).

"Setelah uji coba, dinyatakan aman sudah bisa dilewati kereta," kata Bambang saat dikonfirmasi via telepon.

Kereta pertama yang melewati lintasan rel adalah KA Harina Surabaya-Bandung. "Jam 06.45 WIB sudah lewat lintasan, kemudian ada KA Argo Parahyangan pukul 07.15 WIB," terang Bambang.

Kereta yang melewati longsoran, kecepatannya dibatasi 5 kilometer per jam. "Kita masih pantau kondisi rel," kata dia.

Longsor terjadi di KM 156+4/5 kemarin (7/4) siang. Tebing di pinggir kiri rel longsor sepanjang 15 meter dengan ketinggian 10 meter.

Dampak dari longsor ini, membuat akses jalur kereta api menuju Bandung terputus, hanya bisa sampai di Purwakarta.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(fdn/asp)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%