detikcom
Senin, 08/04/2013 07:46 WIB

Jalur KA Bandung-Jakarta Sudah Bisa Dilewati

Ferdinan - detikNews
Jakarta - Lintasan rel jalur kereta antara Stasiun Padalarang-Cilame di KM 156+4/5 yang tertutup longsor, sudah bisa dilewati pagi ini. Dua kereta sudah melewati jalur tersebut.

Kepala Humas PT KAI Daop II Bandung, Bambang Setyo Prayitno mengatakan pembersihan material longsor sudah selesai dikerjakan pada pukul 04.00 WIB, Senin (8/4/2013).

"Setelah uji coba, dinyatakan aman sudah bisa dilewati kereta," kata Bambang saat dikonfirmasi via telepon.

Kereta pertama yang melewati lintasan rel adalah KA Harina Surabaya-Bandung. "Jam 06.45 WIB sudah lewat lintasan, kemudian ada KA Argo Parahyangan pukul 07.15 WIB," terang Bambang.

Kereta yang melewati longsoran, kecepatannya dibatasi 5 kilometer per jam. "Kita masih pantau kondisi rel," kata dia.

Longsor terjadi di KM 156+4/5 kemarin (7/4) siang. Tebing di pinggir kiri rel longsor sepanjang 15 meter dengan ketinggian 10 meter.

Dampak dari longsor ini, membuat akses jalur kereta api menuju Bandung terputus, hanya bisa sampai di Purwakarta.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fdn/asp)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
46%
Kontra
54%