Minggu, 07/04/2013 19:01 WIB

Pilgub Jateng

Puti Guntur: Raih Kemenangan PDIP dalam Satu Paket

Muchus Budi R. - detikNews
(Foto: Muchus-detikNews)
Jakarta - Puti Guntur Soekarno memberikan orasi dalam acara deklarasi pemenangan pasangan cagub dan cawagub Jateng dari PDIP di Boyolali. Puti menegaskan, tidak ada jalan lain selain memenangkan pertarungan sebagai awal dari perjuangan PDIP.

"Kemenangan dalam Pilkada, Pileg dan Pilpres adalah satu kesatuan. Bagaimana kita bisa mengubah suata iklim kalau tidak memegang tapuk pimpinan, ini yang menjadi perhatian dan modal, semangat kerja kita. Yang juga harus menjadi perhatian kita bersama. Ketika kekuatan itu nanti sudah kita rebut, itu bukan akhir dari perjuangan tapi awal perjuangan kita," ujar Puti.

Hal tersebut disampaikan Puti Guntur di hadapan ribuan kader PDIP pada acara deklarasi pemenangan Pilgub Jateng Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmokodi di Panti Marhaen Kantor DPC PDIP Boyolali, Minggu (7/4/2013).

Cucu Bung Karno yang juga anggota Komisi X DPR-RI tersebut memberikan penekanan khusus kepada Ganjar dan Heru jika terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur di Jateng. Hal khusus itu adalah bidang pendidikan. Puti menyayangkan adanya slogan yang selama ini menyebutkan pendidikan gratis, tetapi di lapangan masih saja ada berbagai pungutan. Selain itu infrastruktur yang belum beres, sehingga menyulitkan siswa ke sekolah.

Puti meyakini Ganjar memiliki integritas dan juga merupakan salah satu kader terbaik di PDIP. Untuk itu, dia berharap seluruh kader bisa memenangkan Ganjar-Heru.

"Supaya tidak lagi ada rakyat sakit ditolak oleh rumah sakit, pendidikan yang benar-benar gratis, maupun pembangunan infrastrktur yang pro rakyat,” ujar putri Guntur Soekarnoputra itu.

Puti juga memuji slogan yang diusung oleh pasangan Ganjar. Heru yaitu mboten korupsi, mboten ngapusi (tidak korupsi, tidak menipu-Red) yang dinilainya sangat pas. Hal itu karena dia mengaku sangat kenal dengan Ganjar sebagai sosok yang jujur, bersih punya integritas.

"Karena itulah kewajiban kita sekarang mengajak rakyat untuk mendukung keputusan partai yang menugaskan Pak Ganjar dan Pak Heru. Seperti yang sering dikemukakan ibu ketua umum, Megawati Soekarnoputri, kita harus menangis dan tertawa bersama rakyat. Menyejahterakaan rakyat adalah perjuangan kita dan bagian perjuangan Bung Karno," tegas Puti.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mbr/sip)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%