Detik.com News
Detik.com
Minggu, 07/04/2013 14:13 WIB

Pembunuh Siswi SMK di Sumur Tua Terungkap, Pelakunya Sesama Pelajar

Feri Fernandes - detikNews
Lhokseumawe - Tim Reskrim Polres Lhokseumawe, Provinsi Aceh, berhasil mengungkap kasus pembunuhan siswi kelas 2 SMK Lhokseumawe yang mayatnya ditemukan di sebuah sumur tua di Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, pada Minggu (31/3/2013) lalu.

Pelaku pembunuhan ABG itu bernama M Yusuf (19), seorang pelajar yang memiliki hubungan spesial dengan korban. Yusuf merupakan warga Desa Panton Rayek 1 Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara.

Setelah sepekan melakukan penyelidikan, kita amankan M Yusuf sebagai otak pelaku pembunuhan korban," kata Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Supriadi, Minggu (7/4/2013).

Supriadi menjelaskan, pada Kamis (21/3) sekitar pukul 19.30 WIB, korban menemui Yusuf di depan sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Beureghang, Kuta Makmur.

Mereka lalu berboncengan dengan sepeda motor milik korban pergi di salah satu gubuk yang terletak di tengah kebun sawit untuk berasyik masyuk. Setelah itu, muncullah niat tersangka untuk merampas motor, laptop dan HP korban.

Tersangka tiba-tiba mencekik leher korban hingga tidak bernyawa lagi dengan tali yang ada di gubuk itu. Lalu tersangka mencampakkan mayat korban ke dalam sumur lalu sumur itu ditutup dengan daun sawit, jelasnya.

Tersangka lalu meminta bantuan kepada saksi AB untuk mengantar motor dan laptop milik korban ke Lhokseumawe.

Saat ini kita masih terus mengembangkan kasus ini hingga tuntas, sebutnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nrl/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%