detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 06:46 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 07/04/2013 00:43 WIB

2 Rumah Rusak Diterjang Banjir di Tapanuli Tengah Sumut

Khairul Ikhwan - detikNews
Ilustrasi
Medan, - Dua unit rumah milik warga hanyut dibawa arus air banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut). Tidak ada korban dalam kejadian ini, namun sejumlah warga sempat mengungsi.

Kedua rumah milik Hariri Panggabean yang berada di Kelurahan Sibuluan, Kecamatan Pandan itu, diketahui ambruk karena pondasi rumah digerus arus banjir pada Sabtu (6/4/2013) sekitar pukul 07.30 WIB. Setelah ambruk, bangunan rumah yang berada di pinggiran Sungai Sibuluan itu hanyut dibawa arus sungai.

Saat kejadian ada keluarga yang menempati rumah kontrakan tersebut. Namun kedua keluarga masih sempat menyelamatkan diri sebelum rumah itu hanyut.

"Semua barang yang berada di dapur tidak sedikitpun tersisa," tutur Fera Meini (22) didampingi suaminya Amri Saragih (30), keluarga yang menempati rumah kontrakan itu.

Banjir yang melanda Tapanuli Tengah ini mulai terjadi pada Jumat (5/4/2013) tengah malam. Air yang bersumber dari luapan Sungai Sibuluan ini, menggenangi permukiman warga hingga ketinggian satu meter di beberapa tempat.

Mengingat air terus naik, pada Sabtu dinihari sebagian warga mulai menyelamatkan diri. Meski sebagian kawasan mulai surut, namun beberapa fasilitas umum dan sosial seperti sekolah, praktis tidak bisa difungsikan karena banyaknya lumpur.

Selain di Kecamatan Pandan, pada saat yang sama banjir juga melanda beberapa desa di Kecamatan Kolang. Ratusan keluarga sempat menyelamatkan diri pada Sabtu dinihari karena luapan Sungai Kolang.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(rul/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%