Detik.com News
Detik.com

Minggu, 07/04/2013 00:43 WIB

2 Rumah Rusak Diterjang Banjir di Tapanuli Tengah Sumut

Khairul Ikhwan - detikNews
2 Rumah Rusak Diterjang Banjir di Tapanuli Tengah Sumut Ilustrasi
Medan, - Dua unit rumah milik warga hanyut dibawa arus air banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut). Tidak ada korban dalam kejadian ini, namun sejumlah warga sempat mengungsi.

Kedua rumah milik Hariri Panggabean yang berada di Kelurahan Sibuluan, Kecamatan Pandan itu, diketahui ambruk karena pondasi rumah digerus arus banjir pada Sabtu (6/4/2013) sekitar pukul 07.30 WIB. Setelah ambruk, bangunan rumah yang berada di pinggiran Sungai Sibuluan itu hanyut dibawa arus sungai.

Saat kejadian ada keluarga yang menempati rumah kontrakan tersebut. Namun kedua keluarga masih sempat menyelamatkan diri sebelum rumah itu hanyut.

"Semua barang yang berada di dapur tidak sedikitpun tersisa," tutur Fera Meini (22) didampingi suaminya Amri Saragih (30), keluarga yang menempati rumah kontrakan itu.

Banjir yang melanda Tapanuli Tengah ini mulai terjadi pada Jumat (5/4/2013) tengah malam. Air yang bersumber dari luapan Sungai Sibuluan ini, menggenangi permukiman warga hingga ketinggian satu meter di beberapa tempat.

Mengingat air terus naik, pada Sabtu dinihari sebagian warga mulai menyelamatkan diri. Meski sebagian kawasan mulai surut, namun beberapa fasilitas umum dan sosial seperti sekolah, praktis tidak bisa difungsikan karena banyaknya lumpur.

Selain di Kecamatan Pandan, pada saat yang sama banjir juga melanda beberapa desa di Kecamatan Kolang. Ratusan keluarga sempat menyelamatkan diri pada Sabtu dinihari karena luapan Sungai Kolang.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/rmd)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%