Sabtu, 06/04/2013 22:44 WIB

Resahkan Warga, 80 Preman di Jakarta Utara Diringkus Polisi

Prins David Saut - detikNews
ilustrasi.
Jakarta - Jajaran kepolisian dari Polres Jakarta Utara meringkus sedikitnya 80 orang yang diduga sebagai pelaku premanisme di titik-titik rawan di Jakarta Utara. Upaya ini dilakukan untuk menanggapi keresahan masyarakat.

"Operasi ini ada juga laporan dari masyarakat yang merasa resah terhadap premanisme. Titiknya tadi kami ubah-ubah tergantung tingkat kerawanan dari wilayah. Tapi untuk sementara wilayah Tanjung Priok dan Koja yang rawan premanisme," kata Kabag Ops Polres Jakarta Utara AKBP Allan Satya Dharmawan saat dihubungi, Sabtu (6/4/2013).

Satya menambahkan upaya ini termasuk dalam operasi cipta kondisi yang dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. 80 Preman tersebut terdiri dari 23 pemain judi dan sisanya adalah penjambret, pemalak supir kontainer, pencuri, bajing lompat, dan pelaku kekerasan serta pemerasan.

"Operasi ini dari jam 1 siang sampai 5 sore. Penangkapan preman ini berjalan lancar dan tidak ada perlawanan. Yang paling sering ditangkap bajing loncat dan pak ogah. Sekarang sudah kami tekan dengan adanya operasi ini setiap hari, sehingga masyarakat merasa aman," ujar Satya.

Pihak kepolisian pun melakukan upaya menekan angka premanisme di Jakarta Utara dengan menggandeng ormas, tokoh masyarakat dan agama, serta LSM yang ada. Dalam penangkapan ini pun polisi belum menemukan adanya organisasi yang mengkoordinir para preman tersebut.

"Sementara ini kami tidak menemukan adanya yang mengkoordinir preman. Mereka sifatnya hanya musiman, ada yang perorangan, dan juga kelompok-kelompok kecil. Jadi untuk mengkoordinir secara besar tidak ada," ujar Satya.

Polisi lalu melakukan pendataan dan pembinaan kepada puluhan pria yang sebagian besar bertato tersebut. "Kita kenakan juga wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis. Bila mereka masih melanggar dan tertangkap lagi akan ditindak sesuai hukum yang berlaku," tutup Satya.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(vid/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%