Sabtu, 06/04/2013 22:05 WIB

Seekor Ikan Pari Raksasa Tersangkut Jaring Nelayan di Pantai Gunungkidul

Muhammad Afifi - detikNews
Halaman 1 dari 2
Ikan Pari terjaring jaring nelayan di pantai Gunungkidul. (Afifi/detikcom)
Gunungkidul - Seekor ikan pari berukuran raksasa secara tidak sengaja tertangkap jaring nelayan di pantai Baron Gunungkidul. Dibutuhkan lebih dari 2 jam untuk dapat menarik ikan raksasa itu ke tepian.

Ikan jenis Pari Manta ini tersangkut jaring milik Muryanto yang dipasangnya pada malam hari. Saat mengambil jaring, Muryanto heran karena tak kuasa mengangkat jaringnya.

"Rasanya berat dan tidak seperti biasanya. Saya kira karena dapat ikan banyak tapi ternyata ada ikan Pari besar," kata Muryanto, Sabtu (6/4/2013).

Muryanto lalu mencoba menariknya dengan 2 kapal jungkung yang biasa digunakan untuk melaut. Namun karena bobot ikan yang terlampau besar, dua kapal jungkung tak kuasa. Muryanto juga berupaya menaikkan ikan itu ke atas kapalnya. Namun upaya itu justru hampir membuat kapal muryanto terbalik.

Gagal dengan kapal, upaya menarik ikan dicoba menggunakan mobil jeep. Proses mendaratkan ikan berekor mirip cambuk akhirnya dilakukan beramai-ramai. Sebuah Jeep warna kuning disiapkan di perairan dangkal. Para nelayan memasang tali di body Jeep dan mengkaitkan ke tubuh ikan pari.

"Awalnya bingung karena tidak tahu bagiamana cara mendaratkannya. Beruntung, tim SAR turun tangan dan mengerahkan satu mobil jeep," ujar Muryanto.

Tapi ternyata pendaratan ikan tak semudah yang diperkirakan. Jeep beberapa kali tertarik ke belakang karena ikan tersapu gelombang.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(rmd/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%