detikcom
Jumat, 05/04/2013 11:10 WIB

Di Gunung Lawu, Anggota Kopassus Digembleng Secara Rutin

Danu Damarjati - detikNews
Jakarta - Berawal dari tiga anggota Kopassus yang turun gunung dari Gunung Lawu di Jawa Tengah yang membawa senjata, penyerangan di LP Cebongan terjadi. Di Gunung Lawu itu, para anggota Kopassus tengah digembleng secara rutin.

"Kita memang sedang ada program latihan, pembinaan satuan untuk meningkatkan kemampuan terprogram dalam tiap tahun ada di Jakarta. Tiap triwulan, setiap ujung triwulan, pasti ada ujian dan itu pasti dilaksanakan di luar," ujar Danjen Kopassus Mayjen TNI Agus Sutomo ketika ditanya mengenai program latihan di Gunung Lawu.

Hal tersebut disampaikan Agus ketika menerima kunjungan Gubernur DKI Joko Widodo di kantornya, Cijantung, Jaktim, Jumat (4/3/2013).

Seperti diberitakan sebelumnya, oknum Kopassus U menjadi tersangka utama. Dia menjadi eksekutor dalam pembunuhan 4 tersangka kasus pembunuhan Serka Heru Santoso. U turun dari Gunung Lawu lokasi latihan bersama rekan-rekannya.

"Jadi secara singkat saja, beberapa orang ini sedang latihan di Gunung Lawu, kemudian dapat kabar berita ada salah satu anggota Kopassus meninggal karena dikeroyok, dibunuh secara biadab," jelas Ketua Tim Investigasi Wadan Puspom AD Brigjen TNI Unggul K Yudhoyono.

Hal itu disampaikan Unggul dalam jumpa pers di Kartika Media Center, Jl Abdurahman Saleh, Jakpus, Kamis (4/4/2013).

Mereka pun membawa senjata api dari tempat latihan. "Karena rasa jiwa korsa yang tinggi, dia secara spontan bereaksi turun ke bawah mengajak sebagian teman-temannya, tidak semua," terangnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(fjp/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%