Kamis, 04/04/2013 23:14 WIB

Sekretaris Fraksi Demokrat Dicecar 14 Pertanyaan Soal Kasus Anas Oleh KPK

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Sekretaris Fraksi Partai Demokrat, Eva Ompita Soraya ditanya soal dugaan gratifikasi Anas Urbaningrum. Eva dicecar 14 pertanyaan oleh penyidik KPK.

"Ya soal itu," kata Eva saat ditanya apakah penyidik bertanya soal dugaan gratifikasi untuk Anas.

Eva mengatakan itu usai diperiksa di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Kamis (4/4/2013).

Menurut Eva, ada sekitar 14 pertanyaan yang diajukan oleh penyidik. Namun pertanyaannya tidak jauh berbeda dari pemeriksaan sebelumnya dalam proses penyelidikan.

"Bedanya cuma kemarin memberikan keterangan, sekarang jadi saksi," lanjut Eva.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mok/ahy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%