detikcom
Kamis, 04/04/2013 20:11 WIB

SBY Apresiasi Hasil Investigasi Kasus Penyerangan LP Cebongan

Luhur Hertanto - detikNews
Jakarta - Presiden SBY memberikan apresiasi terhadap hasil investigasi kasus penyerangan LP Cebongan, Sleman, yang dipaparkan oleh TNI AD. Proses penanganan kasus tersebut menunjukkan adanya sinergi yang baik antara jajaran TNI dan Polri, sebagaimana yang diperintahkannya kepada Panglima TNI dan Kapolri.

"Sinergi antara Polri dan TNI sangat terlihat, ini sejalan dengan perintah Bapak Presiden," kata Jubir Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, kepada detikcom lewat telepon, Kamis (4/4/2013).

Julian memaparkan bahwa sejak mendapatkan laporan kejadian penyerbuan LP Cebongan, Presiden SBY langsung memerintahkan kepada Kapolri Timur Pradopo untuk mengusutnya. Pada saat yang sama kepada Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono diperintahkan untuk memberikan dukungan penuh kepada jajaran Polri terkait adanya indikasi pelaku penyerangan adalah oknum prajurit Kopassus TNI AD.

"Setiap hari Kapolri dan Panglima TNI melaporkan perkembangan penyelidikan kepada Presiden, termasuk saat berada di Bali akhir pekan lalu," papar Julian.

Lebih lanjut dikatakannya, Presiden SBY mendorong temuan tim investigasi TNI AD berlanjut ke proses hukum. Oknum prajurit yang terlibat diperiksa secara adil dan dikenai sanksi sesuai aturan hukum berlaku.

"Tegakkan hukum, jangan sampai mengusik rasa aman masyarakat," sambung Julian.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(lh/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%
MustRead close