Detik.com News
Detik.com
Kamis, 04/04/2013 16:55 WIB

Idik Sulaeman, Pencipta Seragam Sekolah & Lambang OSIS Berpulang

Irwan Nugroho - detikNews
Jakarta - Idik Sulaeman (79) meninggal dunia. Tak banyak yang mengenalnya, padahal sosok Idik yang pernah menjadi Direktur Pembinaan Kesiswaan di Kemendikbud ini merupakan pencipta seragam sekolah SD, SMP dan SMA serta lambang OSIS.

"Almarhum meninggal pagi tadi pukul 08.45 WIB di RS Siloam karena stroke," kata putri almarhum, Tia, kepada detikcom, Kamis (4/4/2013).

Almarhum disemayamkan di rumah duka di Kemanggisan, Jakarta Barat. Tia mengamini bahwa ayahnya memang dikenal sebagai pencipta lambang OSIS dan seragam SD hingga SMA. Saat itu ayahnya bertugas di Kemendikbud.

"Tapi ayah tak pernah cerita kepada anak-anaknya," imbuh Tia.

Rencananya almarhum akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Perwakilan Kemenpora sudah menjenguk ke rumah almarhum.

"Kadang ayah sedih melihat pelajar sekarang kerap tawuran," tuturnya.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ndr/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
93%
Kontra
7%