Kamis, 04/04/2013 15:12 WIB

KPAI: Dicari Caleg Peduli Perlindungan Anak-anak

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Kasus kekerasan bahkan pencabulan terhadap anak-anak yang semakin meresahkan masyarakat, harus juga menjadi perhatian parpol peserta Pemilu 2014. Agar kasus-kasus itu segera mendapatkan penyelesaian yang menyeluruh dan tidak terulang di masa mendatang, diperlukan caleg yang juga peduli terhadap perlindungan anak-anak.

"Ini diperlukan agar ketika mereka terpilih nanti bisa terbangun parlemen yang ramah anak dan ketika menjalankan fungsinya memiliki perspektif perlindungan anak ," kata Ketua Divisi Pengawasan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), M Ihsan, di kantornya Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (4/4/2013).

Sehubungan dengan kebutuhan itu, maka parpol tidak cukup hanya menelusuri rekam jejak profesional dan karier politik para bakal caleg masing-masing. Kehidupan rumah tangga, kepribadian personal dan hubungan sosial dengan lingkungannya, wajib juga ditelisik.

"Bagi siapapun yang hendak mencalonkan diri sebagai pejabat publik, harus sukses pada urusan domestiknya, seperti urusan keluarga, sehingga tidak memiliki beban yang nantinya akan mengganggu tugas-tugas publik," ujar Ihsan.

"Mereka harus mampu mengasuh dan mendidik anak-anaknya secara baik. Ataupun tidak pernah terlibat tindak kekerasan kepada keluarganya. Disinilah pentingnya seleksi caleg ramah anak," tambahnya.

KPAI telah melayangkan surat ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait hal ini. Selain itu, KPAI juga membuka posko pengawasan dan pengaduan masyarakat di kantor KPAI terkait informasi caleg yang tidak ramah pada anak-anak.

"Inikan sifatnya himbauan. Kalau KPU tidak menggubris, kami akan mengajak masyarakat agar tidak memilih mereka. KPAI juga menerima pengaduan, kita lengkapi berkasnya, nanti disampaikan ke partai," ujar Komisioner KPAI Bidang Sosial Maria Ufansor di tempat yang sama.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(vid/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%