detikcom
Kamis, 04/04/2013 14:35 WIB

4 Aksi Tilang '86' Polisi yang Terekam Kamera

Rachmadin Ismail - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 5 dari 5 Berita Lainnya »
Polisi Bali Minta Uang Damai ke Bule

Polisi yang meminta '86' masih banyak ditemui. Aksi mereka meminta 'uang damai' bahkan terekam kamera bule yang tengah berada di Bali.

Sebuah video muncul di YouTube 1 April lalu. Video yang diambil dengan kamera tersembunyi itu dengan gamblang memperlihatkan kelakuan polisi di Bali.

Awalnya si bule yang bernama Kees van der Spek ini ditilang karena mengendarai motor tanpa helm. Si polisi langsung menilang dan mengajak van der Spek ke pos polisi di Lio Square, Kuta, Bali.

Di situlah polisi meminta uang damai karena si van der Spek tidak membawa SIM-nya. Setelah mendapatkan uang Rp 200.000 dari van der Spek, polisi itu mengajaknya untuk minum bir di pos.

Siapa van der Spek? Dari penelusuran singkat di internet, nama van der Spek di Belanda sudah cukup terkenal. Dia ikut menulis buku dengan Peter R. de Vries tentang kasus kriminal seputar hilangnya Natalee Holloway, 'Behind the Scene'.

Pada 2007, video polisi minta damai juga muncul di Youtube. Turis Kanada harus mengeluarkan uang Rp 50 ribu karena tidak membawa SIM saat melintas di Jimbaran. Polisi penilang itu kemudian dimutasi ke Polda Bali.

(mad/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%