detikcom
Kamis, 04/04/2013 13:55 WIB

Hari ke-171 Jokowi

HUT ke-486 Jakarta, Jokowi Tolak Jamuan Makan Malam & Ada Nidji

Ray Jordan - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Konsep perayaan HUT ke-486 Jakarta nantinya lebih merakyat. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) maupun Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ingin perayaan itu bisa dinikmati oleh warga Jakarta .

"Konsepnya yang pasti kerakyatan. Pak Gubernur tolak semacam jamuan makan malam dengan para Dubes dan segala macam. Pak Gub nggak mau, maunya jamuan makan malam sama rakyat rame-rame. Intinya belum diputuskan," kata Ahok di Gedung Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (4/4/2013).

Menurut Ahok, Jokowi berharap HUT Jakarta bisa dinikmati warganya. Panitia penyelenggara diminta mewujudkan impian itu.

"Nah...itu yang harus diterjemahkan. Panitia terjemahkan konsep itu agar bisa dinikmati warga DKI dan warga harus bisa menikmati," ujar Ahok.

Ahok mengatakan HUT Jakarta nanti belajar dari penyelenggaraan perayaan Tahun Baru 2013. Car Free Night kemungkinan juga bakal digelar. "Iya mungkin (car free night). Bisa jadi kayak kemarin," kata Ahok.

Ayah 3 anak ini menambahkan perbaikan terus dilakukan seperti penambahan toilet dan lokasi harus lebih bersih dari sampah.

HUT Jakarta juga akan dimeriahkan musikal Betawi. "Nidji juga ada," kata mantan Bupati Belitung Timur ini.Next

Halaman 1 2

Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(aan/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%