detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 23:22 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 04/04/2013 10:48 WIB

Pemerkosa Siswi SMA Saat Reuni di Cibubur Masih Diburu

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - Pelaku pemerkosaan siswi SMA saat reunian dengan rekan-rekan SMP-nya masih diburu polisi. Petugas masih mengumpulkan bukti-bukti untuk menciduk berandalan tersebut.

"Belum ditangkap, karena kita memang masih mengumpulkan bukti," kata Kasubag Humas Polres Jakarta Timur Kompol Didik kepada detikcom, Kamis (4/4/2013).

Didik mengatakan, rencananya hari ini atau Jumat besok petugas akan memintai keterangan korban. "Kita masih atur waktunya karena tak mau mengganggu waktu belajarnya," katanya.

Didik mengatakan, siswi SMA ini sudah menjalani visum di RSCM dan orangtuanya sudah dimintai keterangan. "Hasil visumnya belum keluar dan ibu korban sudah diperiksa," katanya.

Siswi kelas 1 SMA ini diduga menjadi korban aksi bejat rekan sekolahnya SMP-nya dulu saat pesta reuni. Dia melaporkan hal itu pada Senin (1/4) ke Mapolres Jakarta Timur, Jl Matraman Raya, sekitar pukul 22.00 WIB.

Pemerkosaan ini terjadi terjadi beberapa bulan lalu. Saat itu, korban menghadiri undangan reuni rekan SMP-nya di kawasan Cibubur, Jaktim. Saat korban dan beberapa rekan laki-lakinya tengah menunggu teman lainnya, muncul niat jahat dari salah seorang rekan korban, yaitu berbuat mesum kepada korban.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(nal/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
88%
Kontra
12%