Kamis, 04/04/2013 07:07 WIB

Kecelakaan Truk di Tol Karawang Timur KM 58, Sopir Meninggal

Danu Damarjati - detikNews
Jakarta - Sebuah truk Colt Diesel Mitsubishi Fuso bernomor polisi E 9469 MA mengalami kecelakaan tunggal di Tol Karawang Timur. Kecelakaan ini merenggut satu korban jiwa, yaitu si sopir truk itu sendiri.

"Korban atas nama Dartan, warga Rambusari, Brebes, Jawa Tengah," kata petugas call center PT Jasa Marga, Rahni, kepada detikcom, Kamis (4/3/2013).

Kecelakaan terjadi pukul 05.30 WIB. Tepatnya berada di Tol Karawang Timur KM 58 arah Cikampek. Saat ini, truk tersebut sudah dievakuasi petugas PT Jasa Marga menggunakan derek. Lalu lintas di sekitar lokasi kejadian terpantau ramai lancar.

"Kondisi masih lancar, tidak terpengaruh kecelakaan. Karena masih pagi juga," imbuh Rahni.

Belum jelas penyebab kecelakaan maut tersebut. Petugas sedang mencari tahu penyebab kecelakaan itu.

Selain di Tol Karawang Timur, kecelakaan tunggal juga terjadi di Tol Karawang Barat KM 47 arah Cikampek. Kecelakaan pukul 04.00 WIB itu melibatkan satu mobil Suzuki APV bernopol D 158 LM.

"Korban luka berat," ucap Rahni.

Selain itu, terjadi juga kecelakaan di Tol Jelambar KM 17,800 arah Pluit, sekitar pukul 05.58 WIB. Kecelakaan tunggal ini melibatkan sebuah Daihatsu Luxio B 805 NGB.

"Sudah selesai evakuasi. Ini kecelakaan tunggal, tidak ada korban jiwa," tutur Rahni.

Di tempat lain, tepatnya di turunan keluar Tol Cilincing, sebuah truk bernopol B 9705 TYT menabrak pembatas jalan. Belum diketahui adanya korban jiwa hingga saat ini. Petugas sedang mengevakuasi truk tersebut. Lalu lintas menjadi tersendat.

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(dnu/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
42%
Kontra
58%