Rabu, 03/04/2013 18:12 WIB

Ssstt.. KPK Selidiki Asal Kekayaan Lutfhi Hasan

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Luthfi Hasan Ishaaq ketika ditangkap KPK.
Jakarta - Selain kasus dugaan suap ijin impor daging, Lutfhi Hasan Ishak juga menjadi tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Kini KPK kini tengah mengincar harta kekayaan mantan Presiden PKS yang diduga diperoleh dari tindak pencucian uang.

"Teman-teman penyidik menetapkan bahwa ada pasal-pasal lain dalam UU TPPU yang ditetapkan, ada indikasi bahwa LHI punya kekayaan yang lain yang bisa dikualifikasi bagian dari pencucian uang," ujar Wakil Ketua KPK, Bambang Widjajanto, di Kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (3/4/2013).

Namun KPK masih menutup informasi tentang berapa jumlah aset yang tengah diselidiki.

"KPK tidak akan mau menyebutkan kalau masih dalam proses investigasi nanti kalu barang sudah diambil, disita itu menjadi bagian informasi kepada publik kalau sekarang kan nggak mungkin dikasih tahu," terangnya.

"Kan proses sedang jalan kan kalau ada hasilnya pasti akan dikomunikasikan," imbuhnya.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(fiq/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%