detikcom
Rabu, 03/04/2013 18:12 WIB

Ssstt.. KPK Selidiki Asal Kekayaan Lutfhi Hasan

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Luthfi Hasan Ishaaq ketika ditangkap KPK.
Jakarta - Selain kasus dugaan suap ijin impor daging, Lutfhi Hasan Ishak juga menjadi tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Kini KPK kini tengah mengincar harta kekayaan mantan Presiden PKS yang diduga diperoleh dari tindak pencucian uang.

"Teman-teman penyidik menetapkan bahwa ada pasal-pasal lain dalam UU TPPU yang ditetapkan, ada indikasi bahwa LHI punya kekayaan yang lain yang bisa dikualifikasi bagian dari pencucian uang," ujar Wakil Ketua KPK, Bambang Widjajanto, di Kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (3/4/2013).

Namun KPK masih menutup informasi tentang berapa jumlah aset yang tengah diselidiki.

"KPK tidak akan mau menyebutkan kalau masih dalam proses investigasi nanti kalu barang sudah diambil, disita itu menjadi bagian informasi kepada publik kalau sekarang kan nggak mungkin dikasih tahu," terangnya.

"Kan proses sedang jalan kan kalau ada hasilnya pasti akan dikomunikasikan," imbuhnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(fiq/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%