Detik.com News
Detik.com

Rabu, 03/04/2013 10:37 WIB

Ini Agenda Komisi I DPR di Ukraina

M Iqbal - detikNews
Ini Agenda Komisi I DPR di Ukraina
Jakarta - Serombongan anggota Komisi I DPR berencana ke Ukraina untuk menjajaki kerjasama industri pertahanan. Kunjungan kerja yang dilakukan dalam fungsi pengawasan ini dijadwalkan berlangsung pada 13-19 April 2013.

Berikut rangkaian jadwal mereka sebagaimana disampaikan oleh Sekretariat Komisi I, Rabu (3/4/2013).

Sabtu, 13 April 2013
17.50 WIB: Delegasi berkumpul di Bandara Soekarno Hatta lalu 2 jam kemudian take off menuju Istanbul, Turki (untuk transit).

Minggu, 14 April 2014
06.10 WIB: Tiba di Istanbul kemudian take off menuju Kiev, Ukraina.
10.30 WIB: Di Kiev, berangkat menuju hotel dan istirahat makan siang bersama KBRI di Kiev.
19.00 WIB: Jamuan makan malam oleh Duta Besar RI untuk Republik Ukraina.

Senin, 15 April 2013
09.30 WIB: RDP dengan Dubes RI untuk Ukraina, dilanjutkan pertemuan dengan Komisi Luar Negeri dan Pertahanan parlemen Ukraina.

Selasa, 16 April 2013
Kunjungan ke industri pertahanan Ukraina dan berdialog dengan pimpinan perusahaan Industri Pertahanan Ukraina

Rabu, 17 April 2013
10.55 WIB: Take off menuju Istanbul
14.00 WIB: Rapat dengar pendapat dengan Konjen RI.

Kamis, 18 April 2013
Kunjungan ke objek-objek yang berkaitan dengan ruang lingkup Komisi I DPR RI

Jumat, 19 April 2013
00.40 WIB: Take off menuju Jakarta


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(iqb/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%