detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 11:26 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 03/04/2013 00:42 WIB

Razia Lapas Cipinang, Aksi Kalapas Tercium Sejumlah Napi

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Lembaga pemasyarakatan klas 1 Cipinang melakukan razia dadakan terhadap warga binaannya. Sidak yang dipimpin Kalapas Cipinang Thurman Hutapea ini tercium warga binaan.

"Razia yang digelar dari jam 15.00 sampai 17.00 ini hanya mendapatkan enam handphone, lima charger HP, tiga pemanas air, sebuah pisau, serta sendok dan garpu," ujar Kalapas Cipinang Thurman Hutapea saat dihubungi, Selasa (2/4/2013).

Thurman menjelaskan selama melakukan razia, pihaknya tidak menemukan narkoba. Razia kali ini tidak semata dilakukan oleh kemenkuham melainkan inisiatif sendiri.

"Sifatnya cuma spontanitas, hal itu untuk memberikan shock teraphy sehingga mencegah masuknya barang yang dilarang. Selain menegakkan aturan disiplin di dalam Lapas yang belakangan menjadi sorotan. Tidak hanya dari pusat (gelar razia). Kita juga melakukannya," ujarnya.

Thurman menegaskan razia tersebut untuk menegakan disiplin. Karena bisa sewaktu-waktu petugas merazia, sehingga warga binaan tidak melakukan pelanggaran.

"Saya akui razia kali ini kurang efektif. Soal saat memasuki satu blok, blok lainnya mengetahui ada razia. Sehingga kemungkinan untuk menyembunyikan atau membuang barang larangan bisa dilakukan. Sehingga sudah beres-beres, jadi tidak efektif," tuturnya.

Dirinya berjanji akan terus mencari cara untuk lebih komprehensif untuk meminimalisir pelanggaran di dalam lapas.

"Sementara ini pemilik barang sitaan belum diberikan sanksi. Karena masih dalam pemeriksaan," tandasnya.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(edo/fjp)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%