Rabu, 03/04/2013 00:42 WIB

Razia Lapas Cipinang, Aksi Kalapas Tercium Sejumlah Napi

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Lembaga pemasyarakatan klas 1 Cipinang melakukan razia dadakan terhadap warga binaannya. Sidak yang dipimpin Kalapas Cipinang Thurman Hutapea ini tercium warga binaan.

"Razia yang digelar dari jam 15.00 sampai 17.00 ini hanya mendapatkan enam handphone, lima charger HP, tiga pemanas air, sebuah pisau, serta sendok dan garpu," ujar Kalapas Cipinang Thurman Hutapea saat dihubungi, Selasa (2/4/2013).

Thurman menjelaskan selama melakukan razia, pihaknya tidak menemukan narkoba. Razia kali ini tidak semata dilakukan oleh kemenkuham melainkan inisiatif sendiri.

"Sifatnya cuma spontanitas, hal itu untuk memberikan shock teraphy sehingga mencegah masuknya barang yang dilarang. Selain menegakkan aturan disiplin di dalam Lapas yang belakangan menjadi sorotan. Tidak hanya dari pusat (gelar razia). Kita juga melakukannya," ujarnya.

Thurman menegaskan razia tersebut untuk menegakan disiplin. Karena bisa sewaktu-waktu petugas merazia, sehingga warga binaan tidak melakukan pelanggaran.

"Saya akui razia kali ini kurang efektif. Soal saat memasuki satu blok, blok lainnya mengetahui ada razia. Sehingga kemungkinan untuk menyembunyikan atau membuang barang larangan bisa dilakukan. Sehingga sudah beres-beres, jadi tidak efektif," tuturnya.

Dirinya berjanji akan terus mencari cara untuk lebih komprehensif untuk meminimalisir pelanggaran di dalam lapas.

"Sementara ini pemilik barang sitaan belum diberikan sanksi. Karena masih dalam pemeriksaan," tandasnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(edo/fjp)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%