Detik.com News
Detik.com
Selasa, 02/04/2013 20:54 WIB

PVMBG Naikkan Status Gunung Guntur di Garut dari Normal ke Waspada

Oris Riswan Budiana - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan
status Gunung Guntur di Kabupaten Garut dari normal (level I) menjadi
waspada (level II) sejak pukul 17.00 WIB.

"Berdasarkan hasil pengamatan visual, kegempaan, dan deformasi, serta
analisis data, status kegiatan Gunung Guntur dinaikkan dari normal
menjadi waspada," kata Kepala PVMBG Surono dalam rilisnya, Selasa
(2/4/2013).

Secara visual, pada 29-31 Maret gunung dapat terlihat secara jelas,
tidak teramati adanya asap kawah, serta suhu udara sekitar pos 23-30
derajat celcius. Sedangkan pada 1-2 April, teramati secara umum gunung
sering tertutup kabut, saat cerah tidak teramati adanya asap kawah,
serta suhu udara 23-30 derajat celcius.

Kegempaan yang terekam pada 29-31 Maret adalah dua kali gempa vulkanik
dalam, sembilan kali vulkanik dangkal, empat kali gempa tektonik
lokal, dan enam kali gempa tektonik jauh. Pada 1-2 April, terekam tiga
kali gempa vulkanik dalam, satu kali gempa vulkanik dangkal, dan empat
kali gempa tektonik jauh.

"Hari ini mulai pukul 07.00 WIB sampai saat ini terekam gempa tremor
terus-menerus dengan amplituda rata-rata 10-15 mm," jelas Surono.

Berdasarkan pemantauan deformasi Gunung Guntur yang dilakukan secara
realtime dengan empat stasiun GPS sejak 2011, hasil pengukuran
baseline antara masing-masing stasiun menunjukkan tidak teramati
adanya deformasi signifikan.

Potensi bahaya di Gunung pada kawasan rawan bencana (KRB) II adalah
sangat berpotensi terlanda ancaman bahaya erupsi berupa awan panas,
lontaran batu pijar, dan lahar erupsi.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ors/fjp)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%
MustRead close