detikcom
Selasa, 02/04/2013 13:30 WIB

KA Fajar Utama Yogya Anjlok di Banyumas

Arbi Anugrah - detikNews
Purwokerto - Kereta Api (KA) Fajar Utama Yogya jurusan Pasar Senen-Yogyakarta anjlok di rel di Kilometer 334 + 7 antara stasiun petuguran dengan karangsari tepatnya di desa Tumiang, Kecamatan Pakuncen, Banyumas, Jawa Tengah.

"KA 98 (Fajar Utama Yogya) relasi Jakarta-Yogyakarta anjlok 1 As bogi depan roda depan di Km 334 + 7 antara Patuguran-Karangsari jam 11.50," kata Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Zakaria dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Selasa (2/4/2013).

Menurut dia, kereta yang anjlok adalah gerbong paling depan setelah lokomotif. Ada 8 rangkaian gerbong dalam kereta tersebut dengan lokomotif CC 20130.

"Yang anjlok gerbong paling depan kereta penumpang," jelasnya.

Tidak ada korban saat anjoknya KA Fajar Utama Yogya tersebut, hingga saat ini kereta masih di evakuasi oleh petugas dari PT KAI Daop 5 Purwokerto. Jalur antara Purwokerto-Prupuk merupakan jalur double trek, sehingga perjalanan kereta tidak terganggu dengan anjloknya KA tersebut, Pihak KAI segera mengalihkan perjalanan KA ke jalur sebelahnya


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(arb/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%