Detik.com News
Detik.com

Selasa, 02/04/2013 02:10 WIB

Mahfud MD: Kalau Ada 'Apa-apa' di MK, Bongkar!

Sukma Indah Permana - detikNews
Mahfud MD: Kalau Ada Apa-apa di MK, Bongkar!
Jakarta - Setelah lepas dari posisinya sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD berharap institusi tersebut selalu bersih. Untuk itu, dia berpesan kepada semua pihak mengawal kinerja MK.

"Ya anda dong yang kawal, wartawan. MK itu 'bersih' karena didorong oleh wartawan bukan hanya karena orangnya. Pokoknya kalau ada apa-apa, bongkar aja. Biar takut melakukannya," tegas Mahfud.

Hal ini disampaikan Mahfud di sela-sela acara open house yang digelar di rumah pribadinya di Jalan Haji Saidi No 43A, Tanjung Mas, Jakarta Selatan, Senin (1/4/2013).

Saat ditanya siapa dari 9 hakim MK saat ini yang berpotensi menjadi ketua MK menggantikan dirinya, Mahfud menjawab netral. Menurutnya, semuanya memiliki kemampuan, kapabilitas, dan kualitas yang sama.

"Mk itu sudah membangun sistem bahwa semuanya, kapasitasnya sama. Figurnya sama, ketokohannya kan sama semua," jelasnya.

Setelah lepas dari MK, Mahfud menyatakan dirinya siap terjun kembali ke politik. Tak ingin tergesa-gesa, dia ingin berangkat umroh pada Rabu (3/4) nanti sebelum menganalisis posisi politiknya.

"Saya selama ini umroh dua kali setahun. Hanya dua tahun belakangan hanya sekali, karena terlalu sibuk," cerita Mahfud.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(sip/ahy)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%