detikcom
Senin, 01/04/2013 11:01 WIB

6 Bentuk Rumah & Kantor dari Kontainer yang Unik

Nograhany Widhi K,Rivki - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 7 Next »
dok Environmental Graffiti & Mother Nature Network
Jakarta - Di Indonesia, rumah kontainer seperti produksi Adlul Mahbudi mungkin baru umum di daerah pertambangan. Tapi di luar negeri, kontainer didaur ulang lagi menjadi rumah, toko atau kantor. Seperti 6 rumah dan kantor yang berbentuk unik ini.

"Kalau kontainer atau peti kemas itu biasanya dipakai efektifnya 5 tahun, tapi banyak juga setelah 5 tahun mereka melakukan refurbish. Tapi yang pasti umur kontainer tidak akan lebih dari 10 tahun," Adlul Mahbudi, yang juga pemilik PT Mandiri Jaya Insani (perusahaan yang bergerak di bidang modifikasi kontainer), di Jalan Marunda Raya, Jakarta Utara, Kamis (28/3/2013).

Harga 1 kontainer bekas yang standar adalah Rp 20 juta, dan Dudi, panggilan akrab Adlul, bisa menjualnya Rp 45 juta - Rp 50 juta/unit setelah dipermak.

Berikut 5 bentuk rumah dan kantor kontainer yang unik seperti dilansir dari Environmental Graffiti dan Mother Nature Network yang dikutip detikcom, Senin (1/4/2013):



Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%