detikcom
Senin, 01/04/2013 07:35 WIB

Rumah Kontainer Murmer Tanpa IMB, Cukup Rp 50 Juta Saja

Rivki - detikNews
Kontainer yang dimodifikasi (Rivki/detikcom)
Jakarta - Harga rumah yang mahal di kawasan Jakarta dan rencana naiknya pajak IMB oleh Pemrov DKI Jakarta membuat Adlul Mahbudi menciptakan terobosan baru. Kini, dengan dana tak sampai Rp 100 juta, masyarakat bisa menikmati bangunan rumah dengan konsep minimalis.

Adlul Mahbudi menawarkan bangunan rumah berbahan kaleng, ya sebuah kontainer atau peti kemas yang biasa kita lihat di daerah pelabuhan ataupun pabrik-pabrik disulap pria yang akrab disapa Dudi menjadi rumah tinggal.

Koceknya pun sangat ekonomis. Dia menawarkan rumah dari kontainer hanya dengan harga Rp 50 juta saja, tertarik?

"Sekarang kan harga rumah mahal-mahal, coba lihat rumah harga Rp 100 juta di Jakarta, susah pasti carinya," papar Dudi yang juga pemilik PT Mandiri Jaya Insani (perusahaan yang bergerak di bidang modifikasi kontainer), di Jalan Marunda Raya, Jakarta, Kamis (28/3/2013).

Dengan harga Rp 50 juta, Dudi menawarkan rumah tersebut sudah dilengkapi dengan toilet dan instalasi kabel listrik bahkan pendingin ruangan. Ukurannya pun lumayan lega, memiliki panjang 6 meter dan lebar 2 meter, kontainer ini siap menampung satu keluarga.

Selain murah, Dudi mengatakan kalau bangunan kontainer yang difungsikan menjadi sebuah rumah tidak perlu membayar IMB. Alasannya, bangunan kontainer yang dijadikan rumah merupakan bangunan yang tidak menetap atau yang dikenal dengan istilah portable camp.

"Jadi ini tidak perlu bayar IMB lagi, cukup bayar tanah saja. Terus kalau digusur kan bisa dipindahin," ucap Dudi berkelakar.

Meski dibanderol dengan harga Rp 50 juta Dudi juga siap menerima pesanan kontainer dengan desain dari konsumennya. Tentunya jika desain itu melebihi spesifikasi yang diberikan Dudi, akan ada kocek tambahan.

"Kalau dia punya pesanan sendiri ya pasti ada tambahan biayanya karena kan itu over budget," ujar Dudi.

Kontainer yang terbuat dari besi ini juga menghindarkan kebocoran saat hujan. Jadi, rumah dari kaleng bekas ini nampaknya akan menjadi hunian masa depan. Sudah bebas bocor, bebas IMB bahkan tak perlu takut digusur.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(rvk/gah)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Penangkapan BW Adalah Balas Dendam Polri ke KPK

Banyak pihak yang mengecam penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) oleh Bareskrim Polri. Bahkan, mantan Plt Pimpinan KPK Mas Ahmad Santosa berpendapat penangkapan oleh Polri terhadap BW merupakan tindakan balas dendam terkait penetapan tersangka Komjen Pol Budi Gunawan oleh KPK. Bila Anda setuju dengan Mas Ahmad Santosa, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%