detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 12:24 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 31/03/2013 13:58 WIB

Oknum Polisi Pemerkosa Tahanan di Mapolres Poso Harus Ditindak Tegas

Ferdinan - detikNews
Jakarta - Anggota Komisi III DPR Ahmad Basarah meminta Kapolres Poso AKBP Sisnadi menindak tegas oknum polisi yang memperkosa tahanan perempuan. Kasus pemerkosaan di Mapolres Poso telah mencoreng institusi Polri.

"Mestinya pihak pimpinan Polri mulai dari level Kapolres Poso hingga Kapolri sensitif terhadap kasus-kasus abuse of power yang dilakukan oknum Polri seperti yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Polres Poso," ujar Basarah saat dihubungi, Minggu (31/3/2013).

Kapolri kata dia harus segera turun tangan menyelidiki dugaan pemerkosaan ini. Sementara korban harus dilindungi keselamatan termasuk keluarganya dari kemungkinan akan adanya ancaman.

Bila ditemukan bukti yang cukup atas kasus pemerkosaan tahanan, maka oknum polisi tersebut harus ditindak tegas. "Segera lakukan pemecatan terhadap oknum anggota Polri tersebut dan berikan sanksi hukum yang berat," sambungnya.

Kapolri juga bisa memberikan sanksi berupa pencopotan Kapolres Poso karena lalai dalam mengawasi anak buahnya. "Kapolres juga gagal melindungi keselamatan tahanan yang berada dalam kekuasaannya," imbuh Wakil Sekjen PDIP ini.

Dari laporan yang diterima Komnas HAM seorang perempuan berusia 24 tahun yang tersangkut kasus narkoba, diduga diperkosa oknum polisi berinisial A saat ditahan di Mapolres Poso.

Kepada Komnas HAM korban menyebut ada 2 aparat lainnya yang berupaya memperkosa dirinya. Anggota Komnas HAM Siane Indriani menyebut korban diperkosa dengan ancaman pelaku.

Kapolres Poso AKBP Sisnadi membenarkan temuan Komnas HAM. Namun dia menegaskan, bripka A sudah ditahan dan diproses hukum. Kasus pelanggaran kode etiknya pun sedang dalam proses. Tak ada pelaku lain dalam kasus ini.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(fdn/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%