detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 17:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 31/03/2013 10:57 WIB

Sudah Kinclong, Sel Tempat 'Eksekusi' 4 Tahanan LP Sleman Kembali Dihuni

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
LP Cebongan Sleman (dok detikcom)
Jakarta - Kondisi LP Cebongan Sleman kian membaik. Blok yang dijadikan tempat 'eksekusi' 4 tahanan oleh pasukan bersenjata yang hingga kini belum diketahui identitasnya, sudah ditempati.

Kepala LP II Kelas 2B Cebongan Sleman, Sukamto Harto menyatakan, blok itu ditempati sejak Kamis (28/3) lalu. Sebelum ditempati, kamar dan area blok dibersihkan, dicat ulang dan dipasangi karpet dan kasur baru. Sisa penyerbuan nyaris tak terlihat.

Ada 25 tahanan yang menempati blok itu. "Semuanya orang baru. Penghuni sebelumnya, yang mengetahui kejadian itu, kami tempatkan di kamar lain," jelas Sukamto ketika dikonfirmasi detikcom, Minggu (31/3/2013).

Penyerbuan terhadap LP terjadi Sabtu (23/3/2013) lalu. Empat tahanan yang menjadi tersangka pembunuhan anggota Kopassus Sertu Heru Santoso, tewas ditembak. Sejauh ini, polisi belum bisa memastikan siapa penyerbu LP dan motifnya.

Mabes TNI AD membentuk tim investigasi karena menurut Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo, ada indikasi oknum TNI terlibat. "Tim terdiri dari POM (Polisi Militer), Kodam, Korem. Itu integrasi yang kita lakukan," kata Pramono Edhie dalam jumpa pers di Markas TNI AD, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (29/3/2013).

Tim dipimpin oleh Wakil Komandan Pusat POM, Brigjen TNI (CPM) Unggul K Yudhoyono. Hasil temuan tim nantinya akan dikoordinasikan dengan temuan tim dari Polri.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(try/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%