Sabtu, 30/03/2013 04:44 WIB

Petugas Sita 2 Orangutan dari Warga Nagan Raya, Aceh

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh bersama organisasi internasional Sumatran Orangutan Conservation Programme (SOCP) menyita dua orangutan dari warga di Nagan Raya, Aceh. Keduanya lalu dibawa ke pusat rehabilitasi sebelum dilepasliarkan ke hutan.

Dalam keterangan pers yang diperoleh Jumat (29/3/2013), Direktur Sumatran Orangutan Conservation Programme (SOCP) Ian Singleton menyatakan kedua orangutan yang masih kecil ini disita dari dua lokasi berbeda di Simpang Dua, Nagan Raya. Diperkirakan keduanya berasal dari areal hutan rawa gambut Tripa.

Kedua orangutan ini terdiri dari seekor betina yang diberi nama Meisin, usianya sekitar 5 tahun, dipelihara oleh masyarakat setempat. Orangutan yang satu lagi diberi nama Upin, jenis kelamin jantan, berusia baru sekitar 2 tahun, dipelihara oleh oknum polisi.

Setelah disita dan melalui perjalanan semalaman dari Nagan Raya menuju Sumatera Utara (Sumut), keduanya tiba pada Rabu (27/3/2013) di Karantina Orangutan milik SOCP di Batu Mbelin, Deli Serdang, Sumut.

"Masing-masing akan menjalani pemeriksaan kesehatan dalam beberapa hari ini," kata Singleton.

Kedua orangutan itu, kata Singleton, harus berada di kandang isolasi karantina selama periode paling sedikit satu bulan untuk memastikan mereka tidak mengidap penyakit. Selanjutnya barulah mereka dapat digabung dengan orangutan lainnya yang bernasib sama, dan memulai proses rehabilitasi.

Saat dilakukan penyitaan di Simpang Dua, kedua orangutan ini berada dalam kandang kecil di belakang rumah pemilik lamanya. Saat ditemukan kondisi kedua orangutan tersebut cukup baik, meskipun terlihat agak kepanasan karena kandang yang beratap seng.

Setelah periode tertentu di karantina kedua orangutan ini pada akhirnya akan dikembalikan ke alam liar di pusat reintroduksi orangutan SOCP di Jantho, Aceh Besar. Hingga saat ini SOCP telah melepasliarkan lebih dari 150 orangutan di pusat reintroduksi di Provinsi Jambi. Sedangkan di Jantho saat ini sudah dilepaskan 37 orangutan.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
82%
Kontra
18%