detikcom
Jumat, 29/03/2013 21:24 WIB

Beroperasi Mulai Pukul 4 Pagi, Jadwal KRL Jadi 575 Perjalanan

Nograhany Widhi K - detikNews
Halaman 1 dari 2
dok PT KCJ
Jakarta - Per 1 April 2013, KRL Jabodetabek menambah jam operasionalnya lebih awal, pagi hari pukul 04.22 WIB menjadi pukul 04.00 WIB dan malam hari dari pukul 00.25 WIB menjadi pukul 01.46 WIB. Jumlah perjalanan KRL pun bertambah dari 514 perjalanan menjadi 575 perjalanan.

Demikian seperti diinformasikan Humas PT KAI Commuter Jabodetabek Eca Chairunisa dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Jumat (29/3/2013).

Penambahan jadwal adalah sebagai berikut:

1. Lintas Bogor-Jakarta/Lingkar Jakarta dari 229 perjalanan menjadi 266 perjalanan KRL per hari.

2. Lintas Bekasi-Jakarta/Kota dari 84 perjalanan menjadi 103 perjalanan per hari.

3. Lintas Tanah Abang-Maja/Parung Panjang/Serpong dari 74 perjalanan menjadi 82 perjalanan KRL per hari.

4. Lintas Tangerang-Duri dari 40 perjalanan menjadi 44 perjalanan KRL per hari.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(nwk/rmd)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%