detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 14:16 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 29/03/2013 21:24 WIB

Beroperasi Mulai Pukul 4 Pagi, Jadwal KRL Jadi 575 Perjalanan

Nograhany Widhi K - detikNews
Halaman 1 dari 2
dok PT KCJ
Jakarta - Per 1 April 2013, KRL Jabodetabek menambah jam operasionalnya lebih awal, pagi hari pukul 04.22 WIB menjadi pukul 04.00 WIB dan malam hari dari pukul 00.25 WIB menjadi pukul 01.46 WIB. Jumlah perjalanan KRL pun bertambah dari 514 perjalanan menjadi 575 perjalanan.

Demikian seperti diinformasikan Humas PT KAI Commuter Jabodetabek Eca Chairunisa dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Jumat (29/3/2013).

Penambahan jadwal adalah sebagai berikut:

1. Lintas Bogor-Jakarta/Lingkar Jakarta dari 229 perjalanan menjadi 266 perjalanan KRL per hari.

2. Lintas Bekasi-Jakarta/Kota dari 84 perjalanan menjadi 103 perjalanan per hari.

3. Lintas Tanah Abang-Maja/Parung Panjang/Serpong dari 74 perjalanan menjadi 82 perjalanan KRL per hari.

4. Lintas Tangerang-Duri dari 40 perjalanan menjadi 44 perjalanan KRL per hari.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(nwk/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%