Jumat, 29/03/2013 21:01 WIB

JK: DMI Siapkan Dana Khusus untuk Perbaikan Sound System Masjid

Mulya Nurbilkis - detikNews
Jakarta - Dewan Masjid Indonesia (DMI) fokus pada perbaikan masjid yang ada saat ini. Ketua DMI Jusuf Kalla mengatakan DMI menyiapkan dana khusus untuk perbaikan sound system masjid.

"Salah satu program Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk memperbaiki sound system masjid. Kami menyediakan beberapa milyar untuk itu," kata ketua DMI, Jusuf Kalla dalam sambutannya di acara Milad Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), Jalan Pancoran Timur, Jakarta Selatan, Jumat (29/3/2013)

Dalam acara tersebut turut hadir sejumlah tokoh seperti Din Syamsuddin, Akbar Tandjung, Hasyim Muzadi, Yudi Latief, Adang Ruchiyatna, dan beberapa tokoh dari KAHMI dan ormas lainnya.

JK sapaan akrab Jusuf Kalla menjelaskan permasalahan masjid saat ini terletak pada sound systemnya. Ini berdasarkan pengalamannya di beberapa daerah di seluruh Indonesia.

"Di Mamuju, Palangkaraya, hampir semuanya masalahnya ada pada sound systemnya. Kadang dalam jarak 5 meter kita sudah tidak dengar apa khatibnya," katanya yang disambut tawa undangan yang hadir.

Dia mengakui masalah ini terasa saat sedang mendengarkan khutbah Jum'at. Jika sound masjid ini diperbaiki maka orang dapat mendengar khutbah dengan baik dan tentu saja akan menambah pahala khatib.

"Kalau ustad khutbah dan hanya didengar 20%, berarti amal khutbahnya hanya segitu. Kalau lebih keras lagi kan yang dengar banyak, pahala khatibnya pasti lebih banyak," ujarnya.

Ia menjelaskan saat ini DMI sedang mempersiapkan impor akustik dari luar negeri untuk diberikan pada beberapa masjid di seluruh Indonesia. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk turut memperbaiki masjid yang ada saat ini.

"Kalau dulunya yang terdengar hanya 20% dan meningkat sampai 100%, berarti pahala tambahannya untuk penyumbang dananya," tuturnya yang mengundang tawa hadirin.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(rmd/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%